Eight Cara Mengajar Anak Tk Yang Menyenangkan Agar Tidak Bosan

Hal ini menuntut stakeholder terkahit utamanya para Pengembang Teknologi Pembelajaran harus lebih banyak berinovasi dan mencari terobosan pembelajaran di masa darurat seperti Covid-19 saat ini. Kepala Sekolah juga harus berinovasi dalam menjalankan fungsi supervisi atau pembinaan kepada Guru untuk memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar telah dilakukan oleh guru dan peserta didik meskipun menggunakan metode jarak jauh . Kepala Sekolah juga dapat memberikan solusi dan motivasi kepada guru di sekolah, sehingga guru-guru yang belum siap memanfaatkan media daring dapat disupervisi dan diberi solusi.

Ya, cara ini mampumelatih rasa tanggung jawab anaksesuai usianya, itu membantu anak ada kegiatan rutin yang menyenangkan. Saat anak school from home, perlu ada bimbingan dan pengawasan orang tua juga. Nah, untuk menciptakan suasana belajar yang tenang dan kondusif diperlukan temper orang tua yang baik. Tidak semua anak dibekali kecerdasan saat memahami suatu pelajaran. Terlebih kini PJJ, anak akan mengalami kesulitas saat belajar di rumah. Namun, seiring bergulirnya waktu dengan sistem PJJ, tumbuh rasa bosan dan kejenuhan pada anak jika lingkungan rumah kurang mendukung dan orang tua juga tidak dapat dapat berperan dengan semestinya.

Mengatasi rasa bosan terhadap anak-anak ketika sekolah online

Temukan partner ngobrol yang mendukung suasana hati bahagia meskipun dilakukan secara virtual. Misalnya mengobrol topik yang ringan dengan suasana santai dan penuh canda, sharing tentang permasalahan yang dialami dengan associate yang mampu mendengarkan atau membangun. Hindari obrolan dengan topik yang toxic supaya jiwa kita tidak menyerap energi yang negatif sehingga menimbulkan kelelahan. ‘Mengobrol’ tidak hanya melalui pesan singkat tetapi lakukan video name misalnya, supaya suasana menjadi lebih terbangun, kita dapat melihat ekspresi dan mendengarkan nada bicara lawan tutur. Agar tidak menimbulkan depresi, stres, atau masalah psikologis lainnya, kondisi jenuh berkepanjangan tersebut harus segera diatasi atau mungkin harus dicegah sebelum terjadi. Anak hilang kesempatan bermain dengan teman sebaya yang merupakan hal menyenangkan.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya atur waktu belajar yang fleksibel. Jadwal ini bukan sesuatu yang memberatkan, namun harus mencakup waktu anak untuk belajar, istirahat, bermain dan melakukan kegiatan lainnya. Saat menyusun jadwal tersebut, sebaiknya libatkan si kecil agar dia bisa mengutarakan pendapatnya. Bahkan, penelitian lanjutan dari observasi tersebut menunjukkan bahwa 22,6% dari anak-anak Bola Online yang diobservasi mengalami gejala depresi dan 18,9% mengalami kecemasan. Hasil survei yang dilakukan oleh pemerintah Jepang juga menunjukkan hasil yang serupa, yaitu 72% anak-anak Jepang merasakan stres akibat Covid-19. Sebaliknya, ketika anak sudah memasuki usia sekolah dasar maupun usia remaja, pembatasan aktivitas di luar rumah dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman bagi aktivitas sosial mereka.

Itu artinya, para orang tua lah yang menjadi garda terdepan untuk membimbing proses kegiatan belajar hingga pandemi ini berakhir. Padahal, secara garis besar ada 3 gaya belajar anak yang harus Mama Papa ketahui. Selama belajar di rumah dan tidak ada sosok guru yang mengajar, Grameds memerlukan usaha yang lebih dalam memahami materi pelajaran. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengerjakan latihan soal.

Published
Categorized as LIP

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *